Palopo

Ribuan Mahasiswa dan Warga Palopo Siap Turun Aksi Perjuangkan DOB Luwu Raya dan Luwu Tengah

1268
×

Ribuan Mahasiswa dan Warga Palopo Siap Turun Aksi Perjuangkan DOB Luwu Raya dan Luwu Tengah

Sebarkan artikel ini

Palopo, Wijatoluwu.com – Ribuan mahasiswa dan masyarakat di Kota Palopo menyatakan kesiapan turun ke jalan untuk memperjuangkan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah. Kesiapan tersebut ditegaskan dalam rapat konsolidasi yang digelar di taman baca Kota Palopo, Kamis (22/1/2026) malam.

Rapat konsolidasi itu dipimpin oleh Tokoh Pemuda sekaligus Aktivis Luwu Raya, Afrianto, yang juga bertindak sebagai inisiator pertemuan. Dalam arahannya, Afrianto menekankan pentingnya konsolidasi dan kesatuan gerakan agar aksi yang akan digelar berjalan terarah dan memiliki daya tekan.

“Aksi ini sesuai kesepakatan kita akan dilakukan di Lapangan Pancasila Kota Palopo sebagai titik kumpul, kemudian long march ke Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan. Di sana kita akan melakukan blokade jalan,” ujar Afrianto.

Ia menjelaskan, perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya dan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah diyakini akan membawa dampak positif bagi masyarakat Tanah Luwu secara menyeluruh.

“Bagaimanapun, kalau Provinsi Luwu Raya ini terbentuk, maka akan semakin memberdayakan masyarakat yang ada di Tanah Luwu,” katanya.

Afrianto juga mengingatkan seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat agar tidak melakukan gerakan di luar hasil rapat konsolidasi. Menurutnya, perbedaan langkah dan ego sektoral hanya akan melemahkan perjuangan bersama.

“Kita ingin teman-teman satu visi dalam gerakan ini. Hilangkan segala bentuk sekat. Tujuan kita sama, yaitu pemekaran Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah,” imbuhnya.

Rapat konsolidasi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh aktivis Luwu Raya, di antaranya Bayu Purnomo, Dr. Munawir, Fahrul Rizal, Wahyuddin Djafar, Abdul Rahman Nur, Isma, serta sejumlah aktivis lainnya.

Selain itu, rapat juga dihadiri oleh berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, termasuk organisasi yang tergabung dalam Cipayung, Pemuda Muhammadiyah, BEM se-Kota Palopo, serta tokoh masyarakat.

Diketahui, aksi tuntutan pemekaran DOB Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah tersebut rencananya akan digelar pada Jumat (23/1/2026). Aksi akan dimulai sejak pagi hari dengan titik kumpul di Lapangan Pancasila Palopo, kemudian dilanjutkan long march menuju Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan, dan akan berlangsung hingga tuntutan massa dipenuhi.

Tinggalkan Balasan