Luwu

Satgas Percepatan Investasi Perkuat Koordinasi, Respons Dinamika Lingkar Tambang MDA

7
×

Satgas Percepatan Investasi Perkuat Koordinasi, Respons Dinamika Lingkar Tambang MDA

Sebarkan artikel ini

LUWU, Wijatoluwu.com – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu menggelar rapat koordinasi bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) pada Minggu (1/3/2026).

Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi, serta perwakilan Human Capital (HC) dari masing-masing kontraktor MDA juga ikut dalam pertemuan ini, guna membahas dinamika yang berkembang di wilayah lingkar tambang.

Kegiatan tersebut merupakan langkah strategis Satgas untuk memastikan stabilitas sosial dan keberlanjutan investasi tetap terjaga melalui penguatan koordinasi lintas sektor.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu yang juga Sekretaris Satgas Percepatan Investasi, Moh. Arsal Arsyad, menegaskan bahwa setiap dinamika di lingkar tambang harus disikapi secara cepat dan terkoordinasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

“Investasi merupakan bagian penting dari pembangunan daerah, namun stabilitas sosial adalah fondasinya. Karena itu, setiap dinamika di lapangan harus segera dikomunikasikan dan ditangani bersama, bukan dibiarkan berlarut,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran Satgas tidak hanya memastikan kelancaran administrasi investasi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kepastian usaha dan kepentingan masyarakat sekitar.

Dalam forum tersebut, unsur Pokja dan perwakilan HC dari kontraktor MDA menyampaikan sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait dinamika ketenagakerjaan dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap peluang kerja.

Berbagai masukan konstruktif dihimpun sebagai bahan perumusan solusi yang lebih sistematis dan terkoordinasi.

Direktur MDA, Erlangga Gaffar, menyatakan pihaknya memahami besarnya harapan masyarakat terhadap peluang kerja di proyek tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa jumlah lowongan yang tersedia terbatas dan tidak dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan tenaga kerja di sekitar wilayah operasional.

“Kami memahami dan menghargai antusiasme masyarakat. Namun secara realistis, jumlah posisi yang tersedia terbatas. Karena itu, kami berharap dukungan semua pihak untuk bersama-sama mengelola ekspektasi secara bijak dan memastikan proses rekrutmen berjalan transparan,” jelasnya.

Erlangga juga menekankan bahwa kontribusi perusahaan bagi daerah tidak hanya diukur dari jumlah tenaga kerja yang terserap secara langsung. Investasi yang berjalan turut mendorong perputaran ekonomi melalui pelibatan pelaku usaha lokal, kontraktor daerah, serta penyedia barang dan jasa di sekitar wilayah operasional.

“Kehadiran MDA bukan semata soal lapangan kerja langsung. Ada kemitraan usaha lokal, perputaran ekonomi, serta Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang kami jalankan agar manfaat investasi dirasakan lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui koordinasi ini, Satgas Percepatan Investasi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi lintas OPD dan Pokja, serta memastikan setiap dinamika yang muncul dapat direspons secara cepat, terukur, dan solutif demi menjaga stabilitas wilayah dan keberlanjutan investasi di Kabupaten Luwu.(*)

Tinggalkan Balasan