LUWU, Wijatoluwu.com – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, SMP Negeri 1 Belopa mulai menerapkan pola pembelajaran yang dipadukan dengan kegiatan pesantren kilat di lingkungan sekolah.
Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu yang mengatur pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama Ramadan, terhitung mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026.
Melalui kebijakan ini, sekolah diharapkan tetap menjalankan proses belajar mengajar sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai spiritual peserta didik.
Kepala SMP Negeri 1 Belopa, Hj. Putriyani Nur, menyambut baik arahan tersebut. Ia menilai, Ramadan menjadi momentum strategis untuk menanamkan pemahaman mendalam kepada siswa tentang makna puasa dan nilai-nilai keislaman.
“Program ini sangat positif sebagai ruang edukasi bagi siswa, khususnya dalam memahami makna puasa serta esensi bulan suci Ramadan. Kami ingin pembelajaran tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga menyentuh aspek pembentukan karakter,” ujarnya saat ditemui, Senin (22/2/2026)
Selama Ramadan, SMPN 1 Belopa mengintegrasikan sejumlah kegiatan keagamaan ke dalam agenda sekolah, di antaranya pesantren kilat, tadarus Al-Qur’an, serta kajian keislaman.
Kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk kedisiplinan, meningkatkan pemahaman spiritual, serta mengarahkan siswa pada aktivitas yang produktif dan bernilai ibadah.
“Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif, religius, dan tetap fokus pada capaian akademik tanpa mengabaikan pembinaan moral siswa,” tutur Putriyani Nur.
Sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Luwu, SMP Negeri 1 Belopa dikenal aktif menorehkan prestasi di berbagai bidang, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Terbukti, pada tahun 2022, SMPN 1 Belopa tercatat sebagai perwakilan sekolah dari Luwu dalam program Gerakan Remaja Sulsel Sehat yang digelar oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Capaian tersebut semakin menegaskan komitmen sekolah dalam membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.
Dengan implementasi program Ramadan ini, SMPN 1 Belopa menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pendidikan formal, tetapi juga sebagai wadah pembinaan akhlak dan spiritualitas generasi muda.(*)







