Menuju Aksi Damai Akbar Bela Palestina di Palopo, Perkiraan Massa Hingga 3.000 Orang

Palopo, Wijatoluw.com — Aksi Akbar Bela Palestina di Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), bakalan segera digelar. perkirakan massa aksi berjumlah ribuan orang yang akan bergabung dalam aksi damai tersebut.

“Di Awal Kami perkirakan aksi kali ini jumlah massa kurang lebih 1000 orang yang akan hadir,” kata Ketua Panitia, Idhul Musa, Jumat (24/11/2023).

IKLAN

Kendati demikian, ia juga memperkirakan masyarakat yang akan berpartisipasi dalam aksi akbar tersebut sebanyak 2.000 hingga 3.000 orang.

“Namun bisa saja bertambah karna melihat kondisi yang kini informasi yang tersebar di media sosial maka ini bisa jadi massa Kurang lebih 2000-3000 orang mengingat bukan hanya masyarakat Palopo yang ikut turut andil, ada dari Luwu dan Luwu Utara, juga adanya tergabung lembaga yang di luar dari Palopo akan ikut di aksi kali ini,” ungkapnya.

Pada gelaran aksi yang akan dilaksanakan pihaknya akan menyampaikan beberapa pesan. Salah satu diantaranya bahwa masyarakat kota Palopo mendukung kemerdekaan palestina.

“Dari aksi ini kami ingin menyampaikan sikap secara umum bahwa masyarakat kota Palopo mendukung Kebebasan kemerdekaan Masyarakat Palestina yang kini selalu berada dalam peperangan yang terus menerus terjadi,” tegasnya.

Selanjutnya, pihaknya juga akan fokus pada penggalangan donasi ke para peserta aksi. tujuan dari aksi galang dana tersebut untuk membantu warga di palestina yang sedang mengalami krisis di berbagao sektor akibat ulah zionis Israel.

“Kedua dari aksi ini kami berfokus pada Open donasi dengan cara penggalangan dana dari peserta aksi nantinya untuk memberikan bantuan secara kemanusian terhadap masyarakat Palestina,” tuturnya.

Pihaknya juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak lagi memperjual belikan brand milik perusahaan yang mendukung kekejaman zionis Israel. hal itu juga kata Idhul berdasarkan surat edaran Fatwa Majelis Ulama Indonesia.

“Iya betul, akan tetapi konsep yang dilakukan bukan Secara langsung memboikot ke toko-toko atau semacamnya, ini lebih ke masyarakat secara Edukasi yang akan di berikan agar masyarakat Paham Dan mengetahui produk yang bekerja Sama dengan Israel, karna ini juga kita merujuk pada Fatwa surat Edaran Dari MUI,” ungkapnya.

Idhul juga menegaskaskan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku politik dalam aksi tersebut. Ia khwatir jika peserta pemilu dilibatkan, akan mempengaruhi konstalasi politik di Kota Palopo.

“Kekhawatiran itu ada hanya saja sedikit dan kami tetap mengantisipasi hal itu, karna hal ini bisa saja terjadi di luar konteks secara Individual, namun ini merupakan Aksi kemanusiaan, maka dengan itu kami tidak memberikan ruang kepada kelompok tertentu atau partai politik dalam aksi ini, dan ini merupakan Ikhtiar kami bersama panitia dengan Tujuan yang jelas tentang kemanusiaan,” jelasnya.

Pihaknya juga tidak akan tanggung-tanggung daalm memberikan teguran bila mana dalam aksi tersebut terdapat simbol-simbol politik. selain simbol politik, pihaknya juga melarang simbol lain selain bendera palestina dan merah putih.

“Kami akan mempertanyakan apa maksud dan tujuan yang di lakukan, kemudian Kami akan memberikan teguran untuk tidak Malakukan hal tersebut dalam artian tidak mengibarkan selain dua bendera yang di sepakati,” tandasnya.

Siketahui, Aksi tersebut akan dilaksanakan pada Ahad (26/11) mulai pukul 06.30 di Masjud agung Palopo. Selanjutnya peserta aksi akan melakukan long marc menuju lapangan Pancasila.