Luwu  

Polisi Selidiki Penemuan Mayat di Luwu, 3 Orang Saksi Dimintai Keterangan

Luwu, Wijatoluwu.com — Sat Reskrim Polres Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus melakukan penyelidikan terhadap mayat yang ditemukan warga di sebuah kebun di Desa Limbong, Walenrang Utara. Mayat yang hanya tinggal kerangka tersebut ditemukan oleh 3 orang warga setempat.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh 3 orang warga setempat yakni Yusran (28Thn), Salbin (38), dan Harda (28). Ketiganya saat itu sedang melakukan pembukaan akses jalan.

IKLAN

“Saat kami mintai keterangannya ketiga Saksi tersebut sementara membabat atau membersihkan aksek jalan di lokasi kebun milik Ibu Hafida,” Ujar AKP Muhammad Saleh, Senin (30/1/2022).

Lokasi penemuan mayat tersebut diketahui berjarak 2 kilometer dari pemukiman warga setempat. Saat melakukan pembukaan akses jalan, ketiga warga tersebut sontak dikagetkan dengan temuan kerangka mayat manusia.

“Lokasi tersebut, berjarak sekitar 2Km dari pemukiman warga dan ketika ketiga orang saksi sementara melakukan pembabatan tiba-tiba ketiganya di kagetkan dengan adanya setumpuk kerangka yang di duga merupakan kerangka manusia yang berada di lokasi kebun saat itu,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat warga menemukan kerangka manusia tersebut masih dalam kondisi menggunakan celana jeans berwarna biru lengkap dengan ikat pinggang. Warga juga menemukan pakaian dan sandal yang diduga milik mayat.

ÔÇťAdapun posisi kerangka masih menggunakan celana jeans berwarna biru dengan menggunakan ikat pinggang, sementara di sekitar kerangka juga di temukan 1 pasang sendal Merk Swallow Warna Hijau, serta 1 baju kaos berwarna merah bertuliskan Mts. Batusitanduk, Kec. Lamasi, Kab. Luwu yang di temukan berjarak sekitar 1,5 Meter dari kerangka,” Lanjut AKP Saleh.

Tiga orang warga yang menemukan kerangka manusia tersebut lalu menghubungi pemerintah setempat. Pemerintah lalu mengkoordinasikan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Selajutnya ketiga orang saksi tersebut kemudian menghubungi Pemerintah setempat untuk kemudian di lakukan Kordinasi dengan Pihak Kepolisian Sektor Walenrang,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Luwu AKBP. Arisandi, S.H, S.I.K, M.Si, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah se Kecamatan Walenrang untuk melaporkan jika ada warganya yang merasa kehilangan keluarga agar segera melaporkan ke Polres maupun Polsek terdekat.

“Pihak kami dari Satreskrim telah membawa kerangka yang diduga kerangka manusia tersebut ke RSUD Batara Guru Belopa, untuk selanjutnya dilakukan koordinasi lebih lanjut dengan Tim Forensik Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel,” Terang AKBP Arisandi

Ia meminta agar masyarakat setempat segera melaporkan ke pihak kepolisian jika ada warga yang dinyatakan hilang dalam jangka waktu yang lama.

“Kami harap kepada warga agar melaporkan ke Kantor Polisi baik Polres maupun Polsek terdekat jika merasa ada keluarga yang hilang atau meninggalkan rumah dalam jangka waktu yang lama, sesuai dengan ciri-ciri pakaian yang ditemukan TKP yang bertuliskan Mts. Batusitanduk, Kec. Lamasi, Kab. Luwu berwarna Merah serta celana jeans warna biru,” imbuhnya.